Sabtu, 17 September 2011

Kandungan Gizi Dalam Kacang Kacangan


1.      Kacang tanah (Arachis hypogaea)
Kacang tanah mengandung protein tinggi, zat besi, lemak, Vitamin B kompleks, Fosfor, Vitamin A, Vitamin E yang dapat membantu kesehatan membran sel dan kulit serta melindungi tubuh kita dari serangan radikal bebas, Vitamin K, Lesitin, kolin, dan tinggi akan kalsium. Salah satu kandungan gizi kacang tanah yang lebih tinggi dari daging, soya dan telur adalah protein. Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh serta Omega 9 juga terdapat di dalam kacang tanah
Kandungan gizi kacang tanah ini dapat pula membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah kanker payudara, menyembuhkan penyakit keputihan, dan susah tidur serta mengurangi risiko terkena penyakit hemofilia. Adanya resveratol dalam kandungan gizi kacang tanah dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita karena dapat mengurangi risiko terserang stroke.
Walau kacang tanah memiliki kandungan gizi yang tinggi dan sangat baik bagi kesehatan tubuh, namun sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk sementara tidak mengonsumsi kacang tanah selama kehamilannya. Kacang tanah yang di konsumsi oleh Ibu hamil dapat menyebabkan alergi bagi janin yang dikandungnya kelak setelah lahir

2.      Kacang Merah
Kandungan gizi kacang merah salah satunya adalah protein nabatinya memiliki sifat rendah lemak dibandingkan protein hewani yang kita dapatkan dari daging. Selain itu, keistimewaan kacang merah adalah membantu penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol.
Kacang merah juga memiliki kandungan lemak dan natrium sangat rendah dan nyaris bebas lemak jenuh.Kacang ini sangat tinggi serat yang terdiri dari serat larut air dan serat tidak larut air.Kacang merah sangat baik untuk dikonsumsi bagi kesehatan tubuh.
Secara lengkap, kandungan gizi kacang merah adalah sumber karbohidrat kompleks, serat makanan, vitamin B terutama asam folat dan B6, protein, besi, mangan, fosfor dan thiamin. Kandungan asam glutamat, leucine, arginine, serini dan berbagai protein lainnya sangat lengkap di dalam kacang merah ini.
Manfaat kandungan kacang merahantara lain :
·         Kandungan seratnya yang tinggi dan Omega 3 serta Omega 6 di dalam kacang merah menghasilkan asal lemak yang dapat mencegah kolesterol jahat di dalam tubuh dan memperlancar pencernaan.
·         Kandungan lemak dan natrium di dalam kacang merah sangat rendah. Kacang merah dapat dijadikan sumber serat agar terhindar dari sembelit dan menyehatkan pencernaan.
·         Kandungan karbohidrat kompleksnya mampu mencegah risiko diabetes.
·         Kacang merah memiliki keistimewaan untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Kacang ini dapat mengurangi kerusakan pembuluh darah akibat diabetes, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menurunkan risiko berkembangnya sel kanker usus besar dan kanker payudara serta mengurangi kadar gula dalam darah.
·         Kadar serat yang tinggi pada kacang merah dapat digunakan dalam menu program diet. Kadar seratnya yang tinggi tersebut akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
·         Kandungan thiaminnya mencegah penyakit beri-beri.
·         Vitamin B6 dalam kandungan gizi kacang merah dapat membantu menjaga kesehatan kulit.
·         Zat mineral berupa besi dan tembaga di dalam kacang merah membantu tubuh dalam pembentukan tulang, mencegah anemia dan membantu dalam pembentukan enzim-enzim penting di dalam tubuh.

3.      Kedelai (Glycine max)
Kedelai mengandung genistein.Genistein adalah satu jenis isoflavon.Isoflavon adalah salah satu kandungan gizi yang banyak terdapat dalam kacang-kacangan, terutama kacang kedelai.Genistein dalam kedelai bermanfaat untuk mengontrol jumlah lemak dalam tubuh.Setelah itu, kacang kedelai pun dapat mengontrol jumlah kolesterol dalam darah.Kandungan kedelai yang bertugas mengontrol kolesterol dalam darah adalah asam amino glisin dan argimin.Kedua asam tersebut merupakan komponen yang dapat menyusun hormon insulin dan glukogen dalam tubuh.Jumlah hormon insulin yang meningkat dapat menurunkan kadarglukosa dalam darah. Sebagian glukosa dalam darah akan diubah menjadi energi oleh hormon insulin. Hal inilah yang dipercaya para ahli sebagai pencegah hadirnya penyakit diabetes dalam tubuh.
Selain itu, kandungan isoflavon pada kedelai dapat menjaga tekanan darah. Kacang kedelai yang kaya akan serat, protein, karbohidrat, magnesium, mineral, fosfor, vitamin, dan rendah lemak,  bermanfaat untuk melancarkan sistem metabolisme tubuh, melancarkan sistem pencernaan, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, kedelai dapat memperkuat tulang, mencegah kegemukan dan ginjal, menjaga tubuh dari ancaman stroke, rematik, asam urat, dan penyakit lambung.
4.      Kacang Hijau
Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.

Kacang hijau adalah sumber yang bagus untuk protein, karbohidrat komplek dan vitamin B. Kacang hijau juga dapat menurunkan kolesterol karena kaya serat. Studi menunjukkan bahwa serat yang tinggi mencegah gula darah naik terlalu cepat setelah makan, sehingga baik untuk penderita diabetes . Kacang hijau kaya akan vitamin B, bagus untuk penderita penyakit maag karena bersifat alkali atau basa.
Kandungan gizi yang terdapat dalam kacang hijau, antara lain; dalam 110 gram kacang hijau mengandung 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral berupa fosfor, zat besi, dan mg. Selain kandungan gizi/vitamin, kacang hijau ternyata bisa menyembuhkan penyakit beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, mengatasi keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengatasi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dll.
5.      Jagung
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari biji), dibuat tepung (dari biji, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung biji dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi.
Sebagai tanaman pangan yang mengandung manfaat untuk kesehatan, khasiat jagung antara lain sebagai pembangun otot dan tulang, baik untuk otak dan sistem syaraf, mencegah konstipasi, menurunkan risiko kanker dan jantung, mencegah gigi berlubang, serta minyaknya dapat menurunkan kolesterol darah.(sumber: http://www.tempo.co.id/medika/arsip/092002/hor-1.htm).
Kandungan gizi Jagung per 100 gram bahan adalah:
-          Kalori                            : 355 Kalori
-          Protein                          : 9,2 gr
-          Lemak                          : 3,9 gr
-          Karbohidrat                   : 73,7 gr
-          Kalsium                        : 10 mg
-          Fosfor                           : 256 mg
-          Ferrum                          : 2,4 mg
-          Vitamin A                      : 510 SI
-          Vitamin B1                    : 0,38 mg
-          Air                                   : 12 gr
                     Untuk ukuran yang sama, meski jagung mempunyai kandungan karbohidrat yang lebih rendah, namum mempunyai kandungan protein yang lebih banyak

2 komentar: